Menulis adalah raja dari sebuah kebahagiaan. Bahagia tanpa dituangkan dalam sebuah tulisan hanya akan sirna tak berbekas. Mari menulis dengan bahagia.
Tampilkan postingan dengan label Refleksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Refleksi. Tampilkan semua postingan
02/02/11
Pengajian PPI USM
Kegiatan mengaji setiap hari Sabtu di masjid kampus USM menghadirkan kenangan tersendiri. Setiap Sabtu kami bangun lebih awal untuk menyiapkan segala macam keperluan Nabiyya, terutamanya adalah sarapannya. Rasa bahagia tidak lupa senantiasa menempel di hati menjalankannya. Berharap akan berjumpa dengan kawan-kawan dari USM dan para pekerja Indonesia. Silaturahmi yang murah dan menyenangkan.
Nabiyya juga tidak lupa dapat berjumpa dengan kawan-kawannya di masjid. Bermain bersama, teriak bersama, tertawa, menyerikan suasana pengajian. Ketika diri kita merasa terpaku pada satu suasana yang hanya itu saja, pergi mengaji dapat melupuskan rasa itu, sebab di sana kita akan mendapatkan kebahagiaan yang tidak akan kita dapatkan di tempat lain. Rasa tentram yang mendalam hadir dikala kita bertemu dengan saudara setanah air dan seagama.
Semoga pengajian ini dapat kekal hingga kapanpun, sebagai wujud dari penyatuan ideologi, buah pikir, dan silaturahmi yang sangat berarti. Para akademisi sadar, bahwa berkutat pada ilmu dunia saja tidaklah sempurna tanpa diimbangi dengan ilmu agama. Maka dari itu akademisi USM dari Indonesia patut diacungi jempol, karena hadirnya pengajian ini menandakan bahwa mereka adalah ilmuwan yang sempurna. Subhannallah. Mereka yang mengerti ilmu agama setidaknya akan mengetahui dimana letak dosa. Generasi yang mengerti itulah yang akan membawa Indonesia pada puncak kehebatan. Amin.
01/02/11
Penang dan Saya
Waktu yang paling lengang adalah tengah malam. Saya bisa melakukan apa yang dimau. Berselancar di dunia maya juga lebih nyaman. Anak sudah tidur, Ayahnya pun lena. Bertemankan suara kendaraan di jalan raya depan rumah, gonggongan anjing liar, serta tetesan air buangan AC dari atas.
Sesaat menilik ke kamar sebelah, mengecek posisi tidur anak. Menekuri segala apa yang hadir di sekitar saya tadi siang, menikmati, lalu akan terasa mendalami dan ternyata semakin ke dalam hanya ada rasa indah. Alhamdulillah tentunya. Nabiyya semakin membesar, semakin tahu apa yang ada di sekitarnya. Apa yang ada ini adalah karunia besar, tak semua orang mendapatkannya.
Nabiyya hadir saat kami memasuki rumah ini. Rumah yang penuh dengan kenangan indah. Memiliki tetangga yang sangat baik, memiliki Mak Cik dan Pak Cik, Kehamilan saya, kelahiran Nabiyya, proses menunggu viva Ph.D suami, wisuda Ph.D, hingga Posdoctoral. Semuanya berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun. Menikmati satu persatu ruangan di rumah ini adalah nikmat, akan saya lakukan dalam dua minggu ini.
Jangan takut perpisahan, sebab hakikatnya manusia akan merasakan itu. Kenangan akan tetap menjadi kenangan, hanya hati dan jiwa ini yang akan senantiasa menyimpan hingga nanti. Saya sudah berpesan pada suami untuk mengumpulkan semua gambar-gambar selama kami di Penang, terutama gambar saat kelahiran Nabiyya. Bagi saya, gambar-gambar itu sangat penting. Suami sudah menyetujuinya, sekarang saatnya saya menunggu hasilnya.
Hati memang berat, tetapi ini jalan hidup, masa depan. Berdo'a agar Allah senantiasa merestui dan meridhoi segala apa yang kami lakukan. Amin. Penang adalah tempat kelahiran Nabiyya, artinya saya sudah menanam daging di tanah ini, menanam uri Nabiyya. Maknanya Penang telah menyatu pada diri saya dan Nabiyya. Insya Allah kami akan berkunjung meskipun sebentar. Love Penang dengan segala isinya.
Taman Bukit Gambier
330-8-15, Gelugor,
Minden, 11700
Pulau Penang, Malaysia.
Langganan:
Postingan (Atom)